erakhma

The longer you put off a job, the harder it to start

My Second Bump to Birth

Tinggalkan komentar

My second Bump to birth .

Cerita tentang kehamilan dan persalinan kedua.

setiap kehamilan dan persalinan itu unik ga bisa disamakan satu sama lainnya. Memang ada sih yang mirip tapi tentu ga sama persis… siiiis. Begitu juga pengalamanku yang kedua ini. Sangat berkesan karena saat hamil sampai mingu ke -26 masih berada di Tokyo , jadi teringat kembali saat menikmati fasilitas-fasilitas yang ada disana. Minggu ke 27 hingga melahirkan sudah kembali ke kampung halaman di pelosok Jawa Timur sehingga merasakan perbedaan fasilitas yang ada. termasuk baru sempet nulis setelah setahun persalian. Yaa itung itung kado ultah buat my lil princess. Heheheh alasan….

Ceritanya Dibagi 2 aja yaa antara kehamilan dan persalinannya. So this is it..

THE NEXT PREGNANCY.

PART 1

Sebelumnya, ini berbagi cerita dari sudut pandang pribadi yang baru pertama kali menjalani kehamilan di Jepang yang tentu jauh beda dengan yang sudah lama dan berpengalaman tinggal disana. Oke, begitu masuk tahun 2013 program hamil pun dimulai dengang harapan waktu pulang ke Indonesia nanti usia kehamilan masih aman untuk perjalanan jauh. Alhamdulillah di bulan kedua (masih musim dingin ehemmm) sudah ada tanda-tanda. Pertama untuk memastikan saya beli tespack ( 妊娠検査ninshin kensa) di drugstore. Agak ragu memakainya karena harganya lumayan juga, paling murah 700 yen-an. Kalo ga positip kan sayang hehehe. Alhamdulillah dua garis. Lanjut deh cari info tentang pemeriksaan kehamilan ke beberapa teman. Kebetulan tak berselang lama ada pertemuan yang digagas KIFA membahas tentang asuransi kehamilan dan persalinan di Kodaira. Jadi lebih tahu apa aja yang bisa didapatkan saat hamil dan melahirkan. Rumah sakit yang direkomendasikan sekitar Kodaira biasanya Showa byoin tapi tak ada dokter perempuan disana, kalo bidan tentu ada. Dari hasil tanya teman dan senpai ketemu juga dokter SpOg yang perempuan. Tempat praktek bukan di rumah sakit melainkan di klinik pribadinya yaitu Ishikawa Teruyo women klinik (石川てる代ウィメンズクリニック) dekat stasiun Kokubunji. Hanya satu eki aja dari Hitotsubashigakuen. Karena belum pengalaman bagaimana periksa di klinik ( Kalo klinik dokter anak Suzuki sensei uda pengalaman, langsung datang aja karena dekat dorm heheh OOT niy) saya hubungi Noriko san untuk tanya-tanya, eh malah dibantu lebih , ditelponkan kliniknya untuk appointment dan diantar pake mobil tiap kali periksa ( pulang dari klinik trus belanja di OK mart hehehe ibu-ibu gituu) . Senangnyaa… untuk pertama kali periksa karena belum punya kartu appointment jadi Noriko san mengajak berangkat agak pagi. Pas datang pertama kali tanggal 12 Maret 2013 kurang beruntung karena ada pengumuman di pintu kalo kliniknya libur. Tapi jadi lebih untung karena Noriko san mengajak pergi ke taman (Konogaya koen) dekat Klinik😀 waktu itu kumplit ajak suami dan anak.

Datang lagi ke klinik minggu depannya dan menurutku masih belum beruntung karena dokter Ishikawa tidak masuk jadi ada dokter pengganti (lupa namanya tapi kanjinya 木原 先生) lebih muda dan ceplas ceplos (kesanku, padahal dengan dokter yang biasanya juga belum pernah ketemu). Ternyata oh ternyata standart periksa hamil di minggu-mingu pertama melalui periksa dalam (vaginal check)..byuuuh. Nah periksa pertama ini dokter belum menyatakan positif hamil karena belum kelihatan janinnya, baru kantungnya saja. Jadi diminta datang lagi minggu depannya jika sudah positif baru bisa ke Health center (健康センターkenkou senta) untuk minta Boshitecho (母子手帳Buku catatan kehamilan- tentang boshitecho ntar yaa ceritanya). Lanjut tentang periksa hari pertama, belum dapat voucher periksa jadi bayarnya 3620 Yen setelah ditanggung NHI ( National Health Insurance-国民健康保険kokumin kenkouhoken). Tapi sudah dapat kartu pasien dan dibuatkan tiket appointment untuk periksa selanjutnya. Nah pas periksa berikutnya tanggal 26 Maret 2013 ini baru pertama kali bertemu Ishikawa sensei, kelihatan senior dan kalem. Tetep periksa dalam ditambah USG kalo ga salah ingat , kali ini bayar 2900 yen. alhamdulillah positif hamil dan diberitahukan juga HPL nya (予定日yoteibi) – 3 Nopember 2013- jadi pulang dari klinik langsung meluncur ke Health center meski sudah mulai pusing dan mualnya. Disana juga dilayani dengan baik meski saat itu sedang jam istirahat. Setelah isi form yang diperlukan baru dikasih satu bundel amplop berisi macam-macam informasi tentang ibu hamil (母と子の健康バッグ) Ini dia yag diharap-harapkan karena isinya keren hehehe ( yang paling diharap adalah gantungan tas khusus ibu hamil biar dapat tempat duduk prioritas di kereta😀 dan tentu saja kupon/voucher nya).

Ada 21 list didalam bundel tersebut diantaranya;

1. Kupon untuk 14 kali periksa / general check ( baru kepake 5 kupon hik hiks).

2. Maternal & child health handbook 母子健康手帳―Boshikenkoutechou-(Buku catatan kesehatan ibu dan anak – kirain buku ini didapat dari bidan ato dokter seperti halnya kalo di Indonesia ternyata disini jadi tanggung jawab Health center untuk memberikannya).

3. Key Holder khusus ibu hamil ( paling suka pamer ini di kereta heheheheh).  Tiap kota ada desain masing masing tapi gambar dan tulisannya sama おなかの中赤ちゃんがいる . Intinya pemberitahuan bahwa sedang hamil dan butuh perlakuan khusus misalnya dapat prioritas tempat duduk di kereta atau bis.

Ga dipasang di kunci seh lebih banyak digantung ditas. Benda favorit bumil yg bangga dg kehamilannya :D  *pamer terselubung*

Ga dipasang di kunci seh lebih banyak digantung ditas. Benda favorit bumil yg bangga dg kehamilannya😀
*pamer terselubung*

4. Voucher ke dentist –lebih mirip surat rujukan- untuk satu kali periksa gigi (Gigi ibu hamil pun jadi perhatian, periksa gigi ini dilakukan setelah kehamilan diatas 20 minggu) .

5. Ucapan selamat atas kehamilan.

6. dst. Buku-buku panduan tentang kehamilan, buku khusus buat calon ayah, stiker, jadwal kelas ibu hamil dsb. Mantap banget deh perhatiannya..

Setelah mendapat bundel ini maka tiap kali datang periksa ke klinik yang perlu disiapkan dan dibawa antara lain :

1. Kartu pasien klinik . yang sudah dibuatkan saat pertama kali datang ke klinik.

Kartu pasien yang harus dibawa tiap kali periksa ( tampak belakang)

Kartu pasien yang harus dibawa tiap kali periksa ( tampak belakang)

2. Tiket / struk appointment . dibuatkan dokter/ perawat saat periksa sebelumnya berisi tanggal dan jam . Jadi bisa datang sesuai jam perjanjian ga perlu antri lama. Pernah datang terlambat dan harus nunggu sampe pasien habis –tersiksa deh kalo ga on time- beda banget kan dg di Indonesia yang kalo kita datang periksa waktu antrinya ga jelas tergantung dokternya.

3. NHI card – kartu asuransi ( National Health insurance-国民健康保険)

4. Voucher periksa sesuai urutan kedatangan. Ada 3 rangkap yang harus diisi nama dan alamat kita, no telpon dan HPL. Ada beberapa list check up yang akan dilakukan diantaranya tes infeksi kelamin (Clamidia), Tes hepatitis dst yang ga begitu paham istilah medisnya. Dilakukan berurutan tiap periksa. Dengan membawa voucher ini biayanya yang diperlukan antara 1800-1900 yen tiap datang. Cerita teman di perfektur lain malah gratis lho kalo periksa hamil. Jadi tergantung kebijakan daerah juga potongan harganya.

5. Maternal & Child Health Handbook( 母子健康手帳)

Seperti buku KIA ( kesehatan ibu dan anak ) yang dibawa ke posyandu / bidan. Yang ini versi English. Kalo yg versi jepang bukunya kecil seperti buku saku

Seperti buku KIA ( kesehatan ibu dan anak ) yang dibawa ke posyandu / bidan. Yang ini versi English. Kalo yg versi jepang bukunya kecil seperti buku saku

Tak boleh lupa, begitu sampai di klinik langsung mengambil sampel urine di toilet klinik. Cup & spidol untuk menamai biasanya sudah tersedia di toilet. Ada semacam jendela kecil untuk meletakkan sampel yang sudah diambil. Sehingga memudahkan perawat untuk mengambilnya.

Trimester pertama pemeriksaan masih dilakukan dari bawah (Transviginal) , begitu masuk trimester kedua baru dilakukan melalui USG ( minggu keberapa tepatnya sudah lupa). Biasanya waktu periksa dipanggil bolak balik kurleb 2-3 kali. Untuk sesi pemeriksaan tensi & BB oleh perawat lalu pemeriksaan kandungan&konsultasi dengan dokter, selanjutnya sesi pembayaran😀. Sempat heran juga waktu diperiksa kenapa tidak dikasih resep vitamin seperti halnya di Indonesia, ketika periksa hamil pulangnya dibekali berbagai resep multivitamin. Ternyata jika kandungannya baik-baik saja tidak perlu obat-obatan cukup dengan makanan bergizi. Jika ingin tambahan dipersilahkan beli sendiri di apotek. Nah loh kita di Indo kebanyakan nge-drug rupanya. Masuk usia kehamilan keempat dan seterusnya uda mulai tanya jenis kelamin janin saat periksa tapi dokter belum memastikan karena memang belum kelihatan jelas. Kebiasaan juga sih katanya dokter disana ga terlalu mengumbar info tentang jenis kelamin janin biar kalo salah terka ga disalahkan juga kali ya.

Nah itu tadi cerita tentang periksa kehamilan hingga minggu ke 27 alias jalan 6 bulan. Cerita ngidam dan morning sickness yang kedua ini juga unik😀 . Mentang mentang di luar negri ngidamnya makanan kampung halaman banget yang belum musim di Jepang ( trimester pertama masih awal musim semi) sebutlah mangga & tumis kangkung. Trus pingin banget rujak petis & rawon halaah heran juga ini ngidam apa Cuma angin anginan pingin makannya. Suami sampe ngingetin jangan aneh-aneh biar anak ga ngileran ( emang nyambung yaa??) …..pemicu mual juga lain. Kalo dulu hamil pertama mual begitu bau bawang merah, kali ini kebalikannya. Mual saat mencium bau bawang putih ditambah aroma khas masakan jepang (aroma shoyu, tsuyu dan sejenisnya) yang suka bertebaran dari toko-.toko makanan. Yang mengherankan begitu deket suami juga mual, sumpah deh bukan maukuu ituuu. Lha begitu morningsickness sembuh, deket suami juga gapapa hehhe………………………………..********……………….to be continued…

 

PART 2

Di bagian kedua ini ceritanya nanti dipersingkat saja. Karena uda ngetik & save di Word sebelumnya eehh komputernya ngadatttt huhuhu😦 smua data ilang.

 

 

Penulis: erlinarakhma

Masih belajar bagaimana menjadi Istri dan ibu yang baik, benar , tidak sombong dan sholihah :) Kayaknya tipe Sanguin- plegmatis deh. Suka malu malu mau buat meraih apa yang diimpikan. Tapi kalo uda ada kemauan rasanya meledak-ledak.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s