erakhma

The longer you put off a job, the harder it to start


3 Komentar

Ganti Faskes di Kantor BPJS Tangerang

Mengurus administrasi di kantor pemerintahan kadang menimbulkan rasa enggan duluan mengingat antrian dan persyaratan yang harus dipenuhi. Demikian pula saya 😀 saat harus berurusan dengan kartu BPJS sudah ketar ketir duluan tapi harus dijalanin juga sambil menghibur diri kalo sudah beres bisa nge-Mall di TangCity (meski mission imposible nge Mall sendirian).

Pertama kali datang ke kantor BPJS Tangerang  sekitar setahun yang lalu untuk mendaftarkan anak ke-2 sebagai peserta.  Alhamdulillah langsung jadi dan mendapat kartu baru yang warna hijau itu. Anggota keluarga lain masih pake kartu Askes yang warna kuning, khas baheula. Meski saat itu salah antrian 😦 , ambil formulir terus disuruh ke ruangan pojok belakang  yang khusus buat perorangan karena pas ambil form ke security ga bilang yang untuk PNS. Jadinya lama deh, padahal setelah naik ke lantai 2 antrian ga terlalu mengular.

Nah kedatangan kedua ini keperluannya untuk ganti Faskes ( Fasilitas Kesehatan) pertama. Sebelumnya memakai Puskesmas yang di komplek,  Alhamdulillah ga pernah berobat kesitu karena antriannya memotivasi untuk slalu berdoa agar sehat selalu :). Selain itu tidak buka 24 jam juga. Dari rekomendasi para tetangga disarankan untuk ganti saja Faskes nya ke SA Medika (Sari Asih medika ) meski lebih jauh yang penting bisa langsung merujuk ke RS Sari Asih Ciledug 😃.   Mengingat pasti akan butuh untuk  periksa-periksa karena sedang hamil anak ketiga.

Lanjut cerita urusan ganti Faskes, begitu sampai di kantor BPJS langsung tanya ke security depan pintu utama. Lagi-lagi diarahkan untuk ke ruang pojok belakang, setelah bilang yang untuk PNS,  baru dipersilakan ambil no antrian yang ada dekat pintu lalu disuruh ke lantai 3 ke ruangan khusus Pelayanan korporasi  (loket 14-17). Melihat nomor antrian dan yang tertera di layar panggil , Alhamdulillah ga terlalu jauh hanya 5 nomor. Begitu sampai lantai 3 langsung dipanggil hehehe (sebelumnya duduk manis di lantai 2 karena bingung nyari tangga ke lantai 3 😀 )

Begitu di depan loket yang diminta petugasnya :

  1. menunjukkan KK Asli & foto kopi
  2. mengisi formulir (isi yang kolom Faskes baru & tanda tangan saja )
  3. menunjukkan kartu BPJS. Saya pake kartu Askes suami selaku kepala keluarga. Karena masih pake yang warna kuning jadi ga perlu ganti sebab info Faskes ga tertera disitu. Padahal pingin ganti yang hijau biar kekinian, tapi bilangnya itu masih bisa dipakai dan ga akan terbit lagi model yang begitu. Yaa apa boleh buatlah, kartu legendaris. Sedangkan yang punya anak kedua (yang warna hijau) harus diganti nama Faskesnya karena infonya tertera di kartu.
  4. Sudah beres entry data lalu diminta review tentang pelayanannya oleh petugas. Tinggal pilih bintang berapa di tablet yang disodorkan. Sudah finish, boleh pulang 🙂
IMG-20180314-WA0015

Loket di lantai 3

Sebagai info tambahan, Setelah ganti Faskes ini aktifnya adalah 14 hari kerja baru bisa digunakan di Faskes baru. Selama masa tunggu itu masih disarankan ke Faskes yang lama.

 


2 Komentar

Perpanjangan SIM C

Tak terasa 5 Tahun berlalu dan masa berlaku SIM C saya uda mau habis. Sebelumnya saat masih SIM Jombang slalu minta tolong ayah untuk bantu urus. Nah berhubung uda pindah Ciledug dan mumpung belum lewat waktu mulai deh cari info urus perpanjangan SIM gimana. Meski uda pindah KTP urus perpanjangan SIM bisa dimana aja. Coba coba tanya dimana SAMSAT terdekat ada yang bilang di mall CBD Ciledug. Meluncur kesana pagi pagi ternyata kata pak security buka jam 2 siang. Besoknya disempetin mampir pas sore skalian beli bensin  &antar ngaji. Niatnya cari info doang karena uda jam 5 sore ya waktunya untuk pasrah 😀. Setelah tanya pak security lagi ketemulah gerainya di Basement, tepat dibawah BMK  (Bakso Malang Karapitan). Alhamdulillah masih buka dan tanya petugasnya ternyata perpanjang SIM ga bisa disitu, bisanya urus STNK Aja. Balik ditanya kapan habis berlakunya, saya jawab 2 hari lagi pak.  Langsung deh diburu buruin harus segera urus karena lewat 1 hari uda rumit prosesnya. Wah harus kemana dong. ..sama pak petugas ‘dirujuk’ ke gerai Samsat mall Taman Pinang Cengkareng 😲. Daripada harus ke Pusat yang di Daan Mogot rame. Sebenarnya bisa urus di Samsat keliling tiap selasa & Kamis di Buana Garden Cipondoh. Berhubung mepet ya dianjurkan ke Taman Pinang tadi.

20170428_092730

Pagi harinya, tekad sudah bulat harus segera urus hari ini juga. Semalam uda dicicil sebagian persiapan mulai Foto copi dokumen, beberes lanjut paginya ijin sekolah anak karena harus diajakin semua , tak lupa nyiapin bekel juga 😊. Rencana jam 7 ingin berangkat jadi molor jam 8. Biasaa emak rempong nyiapin bocah & nunggu orderan taksi online harus  sabar. Alhamdulillah sampe di Gerai  Samsat jam 9 , antrian ga  berjubel seperti yang dibayangkan. Ketemu lokasinya setelah tanya tanya pak Security. Deket lobby selatan mall & tepat depan pintu masuk Matahari. Depan gerai ada 2 mesin Foto copy dan 2 meja petugas formulir. Satu untuk perpanjangan SIM dan satu lagi kayaknya untuk pajak Kendaraan. Jadi prosesnya mulai dari sini ya…

1. Minta formulir perpanjangan SIM ke petugas sambil siapkan SIM ASLI dan Foto copy KTP 2 lembar. Form tadi diisikan petugasnya & tinggal tanda tangan. Mungkin karena ga rame ya.  Disini bayar Rp. 5000

2. Langsung masuk dan serahkan dokumen (formulir+sim+fc  ktp) ke loket perpanjangan SIM lalu tunggu panggilan.  Alhamdulillah loket ga antri panjang seperti loket sebelah yang urus pajak dll 😥

3. Setelah dipanggil langsung duduk meja pertama yaitu meja  asuransi untuk terima kartu Asuransi Kecelakaan Diri Pengemudi (AKDP) setelah membayar Rp. 30000

4. Lanjut meja sebelahnya untuk tes mata dan tes buta warna. Pertama tutup mata kiri & kanan gantian untuk baca angka di belakang petugas. Lalu baca angka dari beberapa buletan warna warni . Rada was was karena mata sering siwer heh heh. Alhamdulillah lulus dan bayar Rp. 25000

5. Tunggu giliran ke meja terakhir yang di ruang foto.  Duduk Manis untuk foto, print sidik ibu jari kanan & tanda tangan. Sambil tunggu SIM dicetak, bayar Rp.  75000

SIM langsung jadi dan bisa dibawa pulang. Jadi total biaya perpanjangan SIM C sebesar Rp. 135.000

Alhamdulillah beres, jadi untuk pelajaran supaya lebih mudah:

■ persiapan foto copy ktp & SIM asli

■ datang awal lebih baik

■ uang untuk bayar di tiap meja

■ segera urus perpanjangan sebelum jatuh tempo. Kalo sudah Tahunnya mau habis harus aware

■ Bisa di Samsat keliling terdekat. Tapi harus pastikan jadwal waktu & lokasinya.  (Silakan browsing)

■ lebih aman gerai Samsat yang di Mall karena ga keliling pindah – pindah. Malah kitanya yang bisa sekalian keliling Mall 😆😆. Yang penting siapkan biaya tambahan untuk parkir & jajan😅

20170428_092747